Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) memastikan Jembatan Palu Satu dan Jembatan Palu Empat tetap aman digunakan setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,7 mengguncang Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026).
Kepastian tersebut diperoleh setelah tim teknis Kementerian PU melakukan pemeriksaan lanjutan secara detail terhadap kedua jembatan yang menjadi infrastruktur strategis penghubung di Kota Palu.
Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU), Dody Hanggodo, mengatakan, pihaknya bergerak cepat sejak awal kejadian dengan menurunkan personel untuk melakukan respons darurat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung penanganan bencana di daerah.
"Sejak awal terjadinya bencana, Kementerian PU telah bergerak cepat dengan menurunkan tim personel untuk melakukan respons darurat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung komando penanganan darurat daerah," ujar Dody dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, Kementerian PU melakukan pemantauan dan pemeriksaan sejumlah ruas jalan serta jembatan di wilayah terdampak, meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, Poso, Donggala, dan Parigi Moutong.
Tim teknis BPJN Sulawesi Tengah kemudian melaksanakan pemeriksaan lanjutan terhadap Jembatan Palu Satu dan Jembatan Palu Empat untuk memastikan kondisi struktur kedua jembatan pascagempa.
Berdasarkan hasil inspeksi, tidak ditemukan kerusakan struktur pada kedua jembatan tersebut sehingga dinyatakan aman dan tetap dapat digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian.
Selain melakukan pemeriksaan infrastruktur, Kementerian PU juga mendukung percepatan penanganan dampak gempa di lapangan. Pada Rabu (17/6/2026), BPJN Sulawesi Tengah mengirimkan satu unit alat berat ke Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi untuk membantu pembersihan material dan membuka akses jalan yang terdampak.
Langkah tersebut dilakukan agar distribusi bantuan dan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar.
BPJN Sulawesi Tengah juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu terkait kondisi Jembatan Palu Tiga yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Palu. Kementerian PU menyatakan siap memberikan dukungan dan advis teknis apabila diperlukan.
Menteri Dody menegaskan Kementerian PU akan terus memantau kondisi infrastruktur strategis di wilayah terdampak guna memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga konektivitas dan kelancaran aktivitas ekonomi pascabencana.
"Langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU dalam penanganan bencana melalui penyediaan infrastruktur yang andal, aman, dan tangguh," tegasnya.








Komentar