Padang — Respons cepat ditunjukkan Tim Rescue Penanggulangan Bencana (PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang setelah sebuah pohon Marapalam berukuran besar tumbang dan menutup total Jalan Raya Padang–Painan KM 15, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung Nan XX, Jumat sore (15/5/2026).
Peristiwa tersebut sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalur utama penghubung Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Padang sejak siang hari diduga menjadi penyebab tumbangnya pohon dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter mencapai 65 sentimeter itu.
Karena posisi pohon melintang tepat di badan jalan, antrean kendaraan sempat mengular di kedua arah. Kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan pengguna jalan di tengah cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
Mendapat laporan warga sekitar pukul 17.00 WIB, personel Rescue PB BPBD Kota Padang langsung bergerak menuju lokasi. Di bawah komando Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton bersama jajaran bidang kedaruratan dan logistik, petugas melakukan pemotongan serta pembersihan material pohon menggunakan gergaji mesin. “Begitu mendapat laporan, tim langsung turun ke lokasi,” ujar Hendri Zulviton.
Proses evakuasi dilakukan secara terpadu bersama pihak PLN untuk mengantisipasi gangguan jaringan listrik, serta dibantu aparat Babinsa dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Berkat kesigapan tim gabungan, material pohon berhasil disingkirkan dalam waktu relatif cepat sehingga akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan secara normal. BPBD Kota Padang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Saat proses penanganan selesai, arus lalu lintas di kawasan Gates kembali lancar dan aman dilalui pengguna jalan.
BPBD Kota Padang juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring masih tingginya intensitas hujan disertai angin kencang di wilayah Kota Padang.
“Hujan disertai angin kencang agar kita waspadai karena biasanya terjadi pohon tumbang. Hindari berada di bawah pohon yang tinggi atau sudah tua,” imbau Hendri.
Selain ancaman pohon tumbang, warga juga diminta menjauhi bantaran sungai karena hujan dengan intensitas tinggi berpotensi memicu banjir di sejumlah kawasan rawan.
Melalui kesiapsiagaan personel dan respons cepat di lapangan, BPBD Kota Padang terus memperkuat upaya mitigasi dan penanganan darurat guna meminimalkan risiko bencana serta menjaga keselamatan masyarakat di tengah cuaca ekstrem.








Komentar