Jakarta – Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan intensif selama satu minggu terakhir guna memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal selama periode libur Lebaran 2026.
Menurut Akmal, berbagai langkah telah disiapkan agar peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan kepesertaan dengan mudah, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat selama masa mudik dan libur Hari Raya Idulfitri.
Salah satu upaya tersebut adalah menyiagakan 126 kantor BPJS Kesehatan yang tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa libur Lebaran. Layanan tersebut mencakup administrasi kepesertaan, informasi, hingga pengaduan peserta. “Pada saat Lebaran kami memastikan seluruh peserta tetap dapat mengakses layanan kepesertaannya, termasuk mengecek status aktif atau tidak aktif. Dengan begitu peserta yang sedang mudik tetap merasa aman, nyaman, dan terlindungi di mana pun berada,” ujar Akmal dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Selain itu, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan yang akan beroperasi pada 13 hingga 16 Maret 2026 di delapan titik jalur mudik strategis. Selama periode libur Lebaran, kantor BPJS Kesehatan yang disiagakan akan beroperasi pada pukul 08.00 hingga 13.30 WIB, juga pada tanggal 18 hingga 24 Maret 2026.
Akmal menjelaskan terdapat tiga layanan utama yang tetap dapat dimanfaatkan peserta selama masa tersebut, yaitu layanan administrasi kepesertaan, layanan informasi, dan layanan pengaduan.
Manfaatkan Aplikasi Pandawa dan Care Center 165
Untuk mempermudah akses layanan tanpa harus datang langsung ke kantor, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan berbagai kanal layanan digital. Peserta dapat memanfaatkan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (Pandawa) di nomor 0811-8165-165 serta BPJS Kesehatan Care Center 165 yang tetap beroperasi selama masa libur Lebaran. Selain itu, peserta juga dapat menggunakan aplikasi Mobile JKN yang menyediakan berbagai fitur layanan kepesertaan secara daring.
Melalui aplikasi tersebut, peserta dapat melakukan pengecekan status kepesertaan, mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat, melihat nomor telepon fasilitas kesehatan, mengecek ketersediaan kamar rawat inap rumah sakit, hingga menyampaikan informasi dan pengaduan. “Dengan layanan digital tersebut, akses pelayanan BPJS Kesehatan kini berada dalam genggaman peserta. Jadi peserta tidak harus datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mengecek status kepesertaan,” jelas Akmal.
BPJS Kesehatan juga mengimbau peserta untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif sebelum melakukan perjalanan mudik, salah satunya dengan membayar iuran secara tepat waktu.
Saat ini BPJS Kesehatan menyediakan 955.470 kanal pembayaran iuran yang tersebar di berbagai wilayah. Kanal tersebut terdiri dari sekitar 81 ribu layanan ATM dan perbankan, 40.406 kanal pembayaran melalui lembaga nonbank, serta lebih dari 834 ribu payment point.
Untuk membantu peserta yang memiliki tunggakan iuran, BPJS Kesehatan menyediakan Program REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap) yang memungkinkan peserta mencicil tunggakan hingga lunas. Selain itu, terdapat pula fitur Autodebit, yakni sistem pembayaran iuran yang dipotong secara otomatis dari saldo rekening peserta agar terhindar dari tunggakan akibat lupa membayar. "Pendaftaran kedua layanan tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN maupun dengan menghubungi Care Center 165," tambahnya.
Akmal menegaskan bahwa BPJS Kesehatan berkomitmen tetap memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta JKN selama masa libur Lebaran. “Libur Lebaran bukanlah jeda untuk peduli. BPJS Kesehatan hadir dengan empati agar setiap peserta JKN tetap merasa tenang dan terlayani saat merayakan hari kemenangan bersama keluarga di mana pun berada,” pungkasnya.a








Komentar